Analisis Kemitraan Antar Pemangku Kepentingan Dalam Meningkatkan Keunggulan Bersaing Industri Keramik

Oleh adanya metode pengemasan ini, sate bandeng memiliki potensi yg lebih luas sebagai komoditas pasar sebagai oleh-oleh karena lebih tahan lama. Kota Serang dapat mengembangkan kuliner yang satu ini karena memiliki potensi pasar, daya jual beli, dan komoditas pasar lebih luas sebagai oleh-oleh. Pengetahuan dan pendidikan mulai dari kemasan produk, sampai pada cara memasarkan produk, baik yang konvensional maupun yang online. Promosi seefisien mungkin, dengan biaya promosi yang tidak mahal namun mampu menyentuh pasar dengan jumlah yang tak terhingga banyaknya. Era sekarang cara ini sudah menjadi model komunikasi pemasaran yang banyak digunakan penguasaha, murah dan menguntungkan. Oleh karena itu, metode komunikasi pemasaran digital atau online perlu menjadi pendekatan yang dapat diaplikasikan oleh para pengusaha, dengan catatan tetap menjamin kualitas dan kuantitas produk, agar konsumen tidak kecewa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis strategi komunikasi pemasaran sosial Indonesia AIDS Coalition dalam kampanye ODHA Berhak Sehat.

Kuliner sate bandeng mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai komoditas ocurrir. Kuliner ini langkah pertamanya hanya dapat dikemas dalam bentuk kemasan dus yang sebatas bertahan selama 2 – 3 hari saja. Tetapi saat ini, sate bandeng dapat dikemas untuk jangka sewaktu yang lebih suram, yakni 10 bulan dengan kemasan evade melalui proses pemakaian mesin vacum.

Press sosial telah jadi perhatian bagi sepenuhnya orang termasuk akademisi, terutama karena fleksibilitas nya sebagai alat komunikasi. Sejalan dengan itu, penelitian bertujuan untuk menganalisis peran media sosial dalam menunjang kinerja dan popularitas institusi pendidikan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi sosial tweeter dan YouTube berdampak pada kinerja pendidikan tinggi yaitu jumlah mahasiswa.

social marketing quarterly

Temuan Penelitian menggambarkan bahwa pengelolaan media sosial khususnya Facebook belum dilakukan secara maksimal. Fakta tersebut mengindikasikan bahwa media sosial belum dianggap sebagai media komunikasi yang strategis untuk dimanfaatkan selama Pemilihan Umum 2019 dalam Kota Bekasi. Penelitian ini diharapkan menghasilkan memberikan gambaran terhadap praktik pengelolaan mass media sosial oleh institusi publik, khususnya KPU Kota Bekasi. Analisa lingkungan merupakan oru?e untuk memprediksi lalu mengantisipasi perubahan dalam dalam lingkungan marketing campaign sehingga social marketing and advertising dapat dilakukan bener waktu serta menghasilkan dengan mudah beradaptasi dalam siklus hidup program.

Kampanye merupakan bentuk pemasaran ide serta gagasan tentang perubahan sosial, sehingga pendekatan pemasaran sosial meraih digunakan dalam konteks kampanye sosial. Muslihat yang dimaksud terbagi menjadi downstream strategydan upstream strategy.

Melangkaui downstream strategy, IAC membangun strategi kontak pemasaran kampanye oleh menjadikan masyarakat menjadi target kampanye. Sedangkan upstream strategymerupakan muslihat komunikasi pemasaran sosial yang mengacu dalam upaya IAC tuk mempengaruhi kebijakan oleh menggalang dukungan serta mempromosikan isu / persoalan tertentu yg berkaitan dengan HIV/AIDS. Metode yang dipakai dalam penelitian terkait adalah deskriptif kualitatif, dimana peneliti bergerak menggambarkan fenomena operasi sosial yang diterapkan dengan menggunakan pendekatan pemasaran sosial. Adapun tahap analisis information kualitatif dilakukan telah dari pengumpulan information, reduksi data, penyajian data, hingga withdraw kesimpulan.

Kami juga menemukan bahwa peningkatan jumlah visitor pada website resmi institusi pendidikan tinggi dipengaruhi oleh jumlah postingan, viewer, dan follower pada akun media sosial Facebook, Instagram, dan tweeter. Dilihat dari perspektif manajemen strategis, kami melihat hadirnya peluang bagi universitas untuk mengelola press sosialnya secara efektif. Hal tersebut Jadi memberikan dampak kepada peningkatan popularitas pada dunia maya serta kinerja institusi.

Media sosial membentuk jaringan isu dan berbagi ide yang kemudian dihubungkan sehingga berkembang luas dan cepat. Masyarakat kemudian menjadikan media sosial sebagai media informasi kritis yang menjadi basis preferensi dalam menentukan sikap politik mereka. Inilah peluang positif bagi Komisi Pemilihan Umum Kota Bekasi untuk memberikan informasi terkini dan terpercaya kepada warganet, khususnya pemilih di Kota Bekasi, untuk mendapatkan pemahaman yang menyeluruh tentang Pemilu 2019. Penelitian ini menguraikan lebih lanjut tentang Strategi Pengelolaan Media Sosial KPU Kota Bekasi dalam Menyebarluaskan Informasi Pemilu 2019. Penelitian ini menerapkan paradigma konstruktivisme dengan metode penelitian kualitatif. Cara memperoleh data melalui Wawancara Mendalam dengan tiga orang Komisioner KPU Kota Bekasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa muslihat komunikasi yang dirancang oleh IAC di dalam kampanye OBS benar downstreamstrategymaupun upstreamstrategybelum patut maksimal dalam menggapai tujuan kampanye. Tena dibutuhkan upaya-upaya tuk mengoptimalkan pengelolaan kampanye, terutama dengan melakukan evaluasi dan pengembangan terhadap aplikasi mobileAIDS Digital yang sebenarnya sangat potensial dalam mendukung kegiatan kampanye OBS.